Halaman

Rabu, 13 April 2011

SEGITIGA

SEGITIGA
Menurut panjang sisinya:
  • Segitiga sama sisi adalah segitiga yang ketiga sisinya sama panjang. Sebagai akibatnya semua sudutnya juga sama besar, yaitu 60o.
  • Segitiga sama kaki adalah segitiga yang dua dari tiga sisinya sama panjang. Segitiga ini memiliki dua sudut yang sama besar.
  • Segitiga sembarang adalah segitiga yang ketiga sisinya berbeda panjangnya. Besar semua sudutnya juga berbeda.
Equilateral Triangle
Isosceles triangle
Scalene triangle
Segitiga sama sisi
Segitiga sama kaki
Segitiga sembarang
Menurut besar sudut terbesarnya:
  • Segitiga siku-siku adalah segitiga yang salah satu besar sudutnya sama dengan 90o. Sisi di depan sudut 90o disebut hipotenusa atau sisi miring.
  • Segitiga lancip adalah segitiga yang besar semua sudut < 90o
  • Segitiga tumpul adalah segitiga yang besar salah satu sudutnya > 90o
Right triangle
Obtuse triangle
Acute triangle
Segitiga siku-siku
Segitiga tumpul
Segitiga lancip

Lingkaran dalam dan luar segitiga

Suatu lingkaran yang berada di dalam segitiga serta menyinggung ketiga sisi segitiga tersebut disebut lingkaran dalam segitiga. Jari-jari lingkaran dalam segitiga bisa dicari dengan rumus:
r = \frac{L}{s}\,dimana r adalah jari-jari lingkaran dalam segitiga, L adalah luas segitiga dan s adalah setengah keliling segitiga.
Suatu lingkaran yang berada di luar segitiga serta keliling lingkaran tersebut menyinggung perpotongan tiga garis segitiga disebut lingkaran luar segitiga. Jari-jari lingkaran luar segitiga dapat dicari dengan rumus:
R = \frac{a.b.c}{4.L}\,dimana R adalah jari-jari lingkaran luar segitiga; a, b dan c adalah tiga sisi segitiga dan L adalah luas segitiga.

Mencari luas dan keliling segitiga

  • Luas = \frac{alas.tinggi}{2}\,
  • Keliling = sisi1 + sisi2 + sisi3\,
Teorema Heron

Teorema Heron biasanya digunakan untuk mencari luas dari suatu segitiga sembarang. a, b dan c adalah ketiga sisi segitiga.
  • s = \frac{1}{2} keliling = \frac{a+b+c}{2}\,
  • Luas = \sqrt{s(s-a)(s-b)(s-c)}\,
Segitiga sama sisi

Untuk mencari luas dan keliling segitiga sama sisi yang bersisi a dapat digunakan rumus sebagai berikut:
  • Luas = \frac{a^2}{4} \sqrt{3}\,
  • Keliling = 3.a\,




Dalil Pythagoras

Segitiga siku-siku
Dalil Pythagoras hanya berlaku pada segitiga siku-siku. Pythagoras menyatakan bahwa: c^2 = a^2 + b^2\,
Jika ada tiga buah bilangan a, b dan c yang memenuhi persamaan di atas, maka ketiga bilangan tersebut disebut sebagai Triple Pythagoras. Triple Pythagoras tersebut dapat dibangun menggunakan rumus berikut dengan memasukkan sebuah nilai n dengan n adalah bilangan bulat positif.

 

DALIL SINUS

  a   =   b   =   c  
sin
a   sin b   sin d

LUAS SEGITIGA

a² = b² + c² - 2 bc cos a
b² = a² + c² - 2 ac cos
b
c² = a² + b² - 2 ab cos
d

DALIL COSINUS
Luas = ½ ab sin d
= ½ ac
b
= ½ bc
a

Luas segitiga dengan ketiga sisinya diketahui :
                               
L  =
Ö(s(s-a)(s-b)(s-c))
s  = setengah keliling segitiga
   = ½ (a+b+c)


LINGKARAN DALAM, LINGKARAN LUAR DAN LINGKARAN SINGGUNG SUATU SEGITIGA
1. Lingkaran Dalam Segitiga
Lingkaran L1 menyinggung sisi-sisi segitiga ABC, titik pusat lingkaran dalam didapat dari perpotongan garis bagi-garis bagi sudut segitiga ABC.

Hubungan :
                                      
rd =
Ö[(s-a)(s-b)(s-c)]/s
2. Lingkaran Luar Segitiga
Lingkaran L2 melalui titik-titik sudut segitiga ABC, titik pusat lingkaran luar didapat dari perpotongan garis-garis berat segitiga ABC.

Hubungan :
r
L =    a     =    b    =     c    
        sin
a      sin b     sin d
rL =                abc              
                         4 Ö[s(s-a)(s-b)(s-c)]
3. Lingkaran Singgung Segitiga
Lingkaran L3 menyinggung sisi BC, menyinggung garis BP (BP adalah perpanjangan sisi AB) dan menyinggung garis CQ (CQ adalah perpanjangan sisi AC). Titik pusat lingkaran berada diluar segitiga ABC. Titik pusat lingkaran singgung didapat dari perpotongan garis bagi dalam sudut A dan garis bagi luar sudut B dan sudut C. Terdapat tiga lingkaran singgung yaitu: menyinggung sisi AB, menyinggung sisi BC dan menyinggung sisi AC.

Hubungan :
rsa = jari - jari lingkaran singgung sisi BC
                           
=
Ö s(s-b)(s-c)
                   (s-a)
r
sb = jari - jari lingkaran singgung sisi AC
                           
=
Ö s(s-a)(s-c)
                   (s-b)
r
sc = jari - jari lingkaran singgung sisi AB
                           
=
Ö s(s-a)(s-b)
                   (s-c)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar